Masukan kata kunci tentang soal sertifikasi pengadaan barang jasa yang akan dicari;
Google

E-book soal jawaban sertifikasi pengadaan

UJIAN SERTIFIKASI PENGADAAN BARANG JASA

Followers

E-book Soal dan jawaban pengadaan

Sponsor

Ujian Sertifikasi Pengadaan Barang Jasa

Setelah beberapa kali diberi tugas oleh LKPP untuk mengajar tentang materi Pengadaan Barang Jasa Pemerintah, sebenarnya saya agak kurang PD juga sih soalnya sertifkat yang sekarang dimiliki hanya lulus dengan nilai terendah yaitu L-2, meskipun mungkin bisa agak dimaklumi karena pada waktu ikut ujian tahun 2006 dulu, pengetahuan saya dalam masalah tender dan pengedaan barang jasa masih nol besar. Baru jadi PNS, belum pernah pengalaman dalam pelelangan sekalipun, tahu-tahu disuruh ikut ujian, hanya bermodal ikut diklat selama 2 hari, lumayan juga sih bisa lulus, soalnya kalau ujian jaman dulu itu soalnya lumayan labih sulit dari soal ujian sekarang, kemudian sistem penilaiannya juga dengan sistem minus untuk jawaban yang salah (jadi tidak bisa ngitung kancing deh hehe…). Dan hasilnya dulu sebenarnya lumayan prestisius, dari seratus lebih yang ikut, yang lulus cuman 7 (tujuh) orang, termasuk saya dengan nilai L-2.



Akhirnya dari informasi yang diperoleh dari mba febbie LKPP (makasih yah mba atas infonya), pada tanggal 19 November 2009 bulan kemarin, saya mengikuti kembali ujian Sertifikasi Pengadaan Barang Jasa Pemerintah dengan “numpang” ikut ujian yang diselenggarakan oleh PKKPD (Pusat Kajian Keuangan dan Pemerintah Daerah) di hotel Oasis Jakarta.
Biaya atau kontribusi untuk mengikuti ujian sertifikasi pengadaan barang/jasa dengan tanpa mengikuti diklatnya adalah Rp. 500rb, namun meskipun tidak ikut diklat tetap diberi Hardcopy bahan-bahan tentang pengadaan barang jasa disertai dengan softcopy berbentuk CD. Lumayan juga tuh untuk referensi dan masukan bahan mengajar di lain waktu :)

Ujian dimulai pada jam 09.00, tadinya sih saya mau menginap di hotel tersebut, namun karena kecapean mengajar di hari sebelumnya, akhirnya saya memutuskan untuk menginap di rumah mertua saja biar lebih nyenyak tidurnya :) Dimulai dengan sedikit sosialisasi tantang LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah), Ujian dilaksanakan selama 2 (dua) jam, dengan jumlah soal sebanyak 90 soal, yaitu;
- Soal Jenis Benar / Salah 25 soal
- Soal Jenis Pilihan Ganda 65 soal, yang dibagi menjadi 55 soal pemahaman materi dan 10 pemahaman kasus.
Ketentuan lainnya yaitu; diperbolehkan buka buku (hanya keppres 80/2003) dan untuk jawaban yang salah tidak diberi nilai minus (so jangan ada yang dikosongkan, isi aja semunya hehe..)



Pertama-tama peserta ujian diberi kesempatan untuk mengisi data-data pada lembar jawaban, mulai dari nama peserta, tanggal ujian, nomor kode soal, serta tanda tangan pada lembar jawaban.
Saya mengerjakan soal ujian dengan cara membaca soal mulai dari nomor 1 sd 90 dan langsung memilih jawabannya dengan menuliskannya terlebih dahulu di lembar soal (lembar soal boleh dicurat coret kok), dibaca soalnya, dicari point-point pentingnya (digaris bawahi dgn pensil), point penting seperti jebakan-jebakannya (soalnya penuh dengan jebakan bo…), pokok bahasannya, kesalahan dalam kasusnya dan sebagainya, kemudian langsung dijawab pada lembar soalnya. Kemudian setelah sampai nomor 90, saya ulang kembali dengan menjawab mundur dari soal nomor 90, dibaca ulang diteliti ulang di analisa ulang, kemudian kalau sudah yakin jawabannya ditulis ke lembar jawaban dengan cara melingkari atau menghitamkan bulatan jawaban pada lembar jawaban dengan menggunakan pensil 2B khusus komputer. Sampai dengan soal nomor 1 kembali, diteliti kembali dan ditulis jawabannya di lembar jawaban.

Sudah selesai semua dijawab, ternyata waktu yang tersisa hanya 5 menit saja! padahal ada kurang lebih 5 soal yang saya masih ragu dengan jawabannya. Waduh tinggal 5 menit lagi sangat mepet sekali, akhirnya 5 soal yang masih ragu tersebut saya tinggalkan saja sesuai dengan jawaban hasil pemikiran sebisanya. 5 menit waktu tersisa digunakan untuk mengecek kembali isian data-data administrasi seperti nama tanggal dan sebagainya serta menyempurnakan penghitaman jawaban pada lembar jawaban, karena kesalahan sedikit saja dalam administrasi tersebut bisa berakibat fatal meskipun kita sudah menjawab dengan baik, bisa percuma tuh kalau data-data administrasinya tidak diisi dengan baik, begitu pula penghitamannya, kalau tidak maksimal, bisa tidak terbaca oleh scanner komputernya nanti.

Akhirnya waktu habis dan jawaban dikumpulkan oleh panitia ujian. Dari pelaksanaan ujian tersebut, saya sangat mengapresiasi pihak-pihak yang terkait dalam pembuatan soal ujian pengadaan barang jasa. Dapat dirasakan betapa sangat terbatasnya waktu yang tersedia, bayangkan saja, jumlah soal semuanya 90 soal, alokasi waktu hanya 120 menit, sehingga satu soal hanya bisa dikerjakan 1,33 menit atau 1 menit 20 detik atau sekitar 80 detik saja per satu soal.
Kalau dianalisa alokasi waktu untuk mengerjakan per soal; Untuk baca dan memahami soalnya saja bisa 20 detik, berpikir dan menjawabnya 30 detik, sehingga hanya bersisa sekitar 30 detik untuk memeriksa kembali soal tersebut, belum untuk mencari jawaban yang belum dikuasai, belum kalau kita mengingat-ingat kembali, belum buka-buka keppres mencari-cari di halaman atau bab mana materi tersebut berada dalam buku keppres 80. Pada waktu ujian tersebut saya hanya bisa membuka buku keppres 80/2003 sebanyak 3 kali saja. Jadi meskipun open book… percuma saja deh kalau kita tidak mengerti secara keseluruhan materi dari keppres 80/2003, dijamin akan habis waktu untuk membuka-buka buku keppres :)

Acung dua jempol untuk pembuat soal ujian sertifikasi pengadaan barang jasa, saya saja yang sudah berkecimpung lama dalam dunia pengadaan barang jasa (hampir 4 tahun lebih) masih ada sekitar 5 sd 10 soal yang masih ragu untuk menjawabnya, berarti soal tersebut benar-benar masuk kategori sangat sulit, kemudian saya lihat soal-soal lainnya ada yang mengandung banyak jabakan dengan mencari celah-celah “kecuali” dalam materi keppres 80/2003, dan beberapa soal dengan permainan logika kata-kata seperti harus/wajib, dapat, hanya, dsb.
Mudah-mudahan hasilnya tidak mengecewakan, kalau tidak lulus atau hasilnya hanya L-2 lagi , waduh mau taruh dimana muka ini :) Mohon doanya saja dari para pembaca blog heldi.net mudah-mudahan hasilnya bisa L-4 atau bahkan L-5 (lu lagi lu lagi lah hehe…) amien…

sumber : www.pengadaan.info

0 komentar:

Poskan Komentar